Sabtu, 01 November 2025

Portofolio Digital


Selamat datang di Portofolio Digital saya

Saya, Eni Indarwati, M.Pd. Pengawas Sekolah Dasar di Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Blog ini saya buat sebagai dokumentasi perjalanan profesional, karya, dan inovasi saya, dalam berkontribusi memajukan pendidikan dasar di wilayah binaan khususnya dan di Kabupaten Gunungkidul pada umumnya.

Moto Hidup : "Menginspirasi dan menuntun sekolah menuju mutu terbaiknya"

Media Sosial : 
  • Facebook: Eni Indarwati (https://www.instagram.com/indarwatieni?igsh=eDBhbjJnMGx3ajY2)
  • Instagram : @indarwatieni 
  • Email : eniindarwati25@gmail.com
Drive Portofolio


Kegiatan Pengembangan Diri (3 Tahun Terakhir)

Dalam upaya peningkatan kompetensi sebagai Kepala Sekolah dan sebagai Pengawas Sekolah, saya aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri, antara lain:

  • 2025 :  ToT Calon Pengajar Pembelajaran Mendalam bagi guru diselenggarakan oleh Dirjend GTK Kemdikdasmen (60 jp)
  • 2025 : Pengajar Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) bagi Guru SD Kabupaten Gunungkidul, diselenggarakan oleh BBGTK DI Yogyakarta. (lebih dari 32 jp)
  • 2025Workshop Pendampingan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan diselenggarakan oleh BPMP DIY (32 jp)
  • 2023 : Pelatihan Mandiri Iklim Sekolah Aman Pencegahan Perundungan diselenggaranan Dirjend GTK Kemdikbudristek (32 jp)
  • 2023  : Bimbingan Teknis dalam Rangka Sertifikasi SDM Bagi Petugas Layanan di Lembaga dan Unit Perlindungan Khusus Ramah Anak diselenggarakan Kementerian PPPA RI (32 jp)
  • 2023   : Pelatihan Mandiri PMM topik Mereka Belajar (39 jp) diselenggarakan Dirjen GTK  Kemdikbudristek 
  • 2023 : In House Training (IHT) Kurikulum Merdeka (33 jp) diselenggarakan SDN Wonosari I bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Gunungkidul
  • 2024:  Coaching Clinic Pengelolaan Kinerja bagi Pengawas Sekolah diselenggarakan BBGP Provinsi D.I. Yogyakarta
  • 2025 : Narasumber Bimtek Pemberian Layanan  Pendampingan Pencegahan Perundungan, kekerasan, Intoleransi Bagi Guru SD. Diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Gunungkidul (18 jp)
  • 2024: Webinar Pengelolaan Kinerja untuk Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah penyelenggara  BBGP Provinsi D.I. Yogyakarta
  • 2025: kegiatan Short Program dengan tema Pendampingan Kepala Sekolah oleh Pengawas Sekolah diselenggarakan BPMP DI
  • 2025: Bimtek Pembelajaran Mendalam diselenggarakan APSI Gunungkidul
Pendampinngan Teman Sejawat
Pendampingan  penulis sebagai Kepala Sekolah (2022 -2023)
  • 2022 : Mendampingi dan membimbing Budiono, M.Pd mengikuti seleksi CKS sampai lolos menjadi KS dan ditempatkan
  • 2023 : Mendampingi dan membiimbing Trini Eko Dewi, S.Pd mengikuti seleksi CKS sampai lolos menjadi KS dan ditempatkan
  • 2022 -2023 : mendampingi dan membimbing: guru-guru ikut dalam program Guru Penggerak. Sebanyak 4 Guru berhasil lolos sebagai Guru Penggerak, yaitu: 1) Trini Eko Dewi, S.Pd., 2) Agericharisma, S.Pd, 3) Anny Rochmayanti, S.Pd, 4) Gatot Subagyo, S Pd Jas, 
  • 2022-2023 : Mendampingi teman-teman guru dalam mewujudkan SRA terstandardisasi nasional
  • 2023 : Mendampingi guru dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan Lembaga penyedia Layanan Khusus Ramah Anak (LPKRA) dan terstandardisasi nasional.
  • 2022 - 2023: Mendampingi guru dan tekdik dalam mebimbing murid hingga mencapai banyak prestasi sekolah baik tingkat kecamatan sampai tk nasional dan internasional.
Pendampingan penulis sebagai Pengawas Sekolah (2024-2025)
  • Tahun 2024 - 2025 : Mendampingi a) SD Muh Sidorejo dan b) SD Muh Widoro  sebagai sekolag dampingan saya dalam Akreditasi Sekolah dan mendapat nilai A.
  • 2025  : Mendampingi SDN Payaman II, menyusun KSP Tahun Ajaran 2025/2026 sampai menjadi model KSP SD  di kalangan Kapanewon Semin dan sebagaian sekolah di Kabupaten Gunungkidul.
  • 2024-2025 : Mendampingi Bidik Murid Baru Tahun Ajaran 2025/2026 kepada SDN Semin 3 dan SDN Sumberjo dan berhasil menaikkan capaian murid baru kelas I yang sangat signifikan.

Pengalaman Organisasi Profesi
  • 2020 - 2023 : Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kapanewon Wonosari
  • 2020 - 2025 : Bendahara PGRI Cabang Wonosari
  • 2024 - ....     : Anggota APSI Gunungkidul
  • 2025 - ....     : Anggota PGRI Cabang Khusus Dinas Pendidikan Gunungkidul
Karya Tulis dan Inovasi yang pernah dibuat
  1. 2021 : IMPLEMENTASI KOMPAS MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 
  2. 2022 : OBORR PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA . 
  3. 2024 : Reformasi Numerasi, 
  4. 2025 : Buku Teks Muatan Lokal Bahasa Jawa Kelas I, Penerbit ANDI Yogyakarta
  5. 2025 : Buku Teks Muatan Lokal Bahasa jawa Kela II, Penerbit ANDI Yogyakarata
  6. 2020 : Jurnal_Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter melalui Budaya Sekolah 
Prestasi dan Penghargaan yang diraih
  1. 2009 : Tanda Kehormatan SATYALANCANA KARYA SATYA X  Tahun
  2. 2013 : Tanda Kehormatan SATYALANCANA KARYA SATYA XX Tahun
  3. 2021 : Penghargaan Pemakalah Terbaik Simposiun Nasional Inovasi Implementasi Merdeka Belajar (Sinombel)
  4. 2022 : Penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi tk Propinsi DIY
  5. 2025 : Tanda Kehormatan SATYALACANA KARYA SATYA XXX tahun
Bukti Impleentasi Karya Inovasi
  1. Kumpulan karya tulis inovasi: https://drive.google.com/drive/folders/1jXZzg88cyDXEdKT7M6ocDWJTCUPyzwyC?usp=sharing
  2. Kumpulan penghargaan yang diterima:  https://drive.google.com/drive/folders/155oupBMKU11GjJpjJnFH5DzYbUTZWP2-?usp=sharing
  3. Karya Buku teks : https://drive.google.com/file/d/1DSXCeTM4h3CZ12IANfMuWAVdCOFAIk7d/view?usp=sharing
  4. Video pendukung best practice. https://www.youtube.com/watch?v=Rzx8oUMEgtQ
  5. Video -video testimoni Dik Mur
  • https://drive.google.com/file/d/1M1_-ZidaIQmYAbFOtsRzPV68ew8nmeAF/view?usp=sharing
  •  https://drive.google.com/file/d/1aKFZsaLpTtUgWd9r3lAzOvMWclUE7IB3/view?usp=sharing
  • https://drive.google.com/file/d/1mLZwfjHJc829bz4N4V35R40kpWo-3D-T/view?usp=sharing
  • https://drive.google.com/file/d/1KuIvRoqWsMWjgvuOsThryi0x5hiOXOBa/view?usp=sharing



Klik untuk lihat Portofolio







Kamis, 30 Oktober 2025

 

Anugrah Guru Prima (AGP) Gunungkidul

Anugrah Guru Prima atau AGP adalah sebuah ajang kompetisi bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas  di semua jenjang. Mulai dari Guru TK/PAUD,/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, baik PNS maupun Non PNS. AGP dimotori oleh organisasi profesi yaitu PGRI secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, tingkat propinsi, dan tingkat nasional.  AGP tahun 2025 ini mengangkat tema " Pendidik Transformatif di Era Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artificial"

Siapakah Guru Prima itu? Guru prima adalah guru yang produktif. Mereka yang memiliki kemampuan dan keterampilan untuk mewujudkan kualitas pendidikan atau pengajaran yang bermanfaat bagi murid, dirinya sendiri maupun komunitasnya. Selain produktif guru prima adalah guru yang inovatif. Guru yang memiliki kemampuan mengembangkan hal-hal baru, ide-ide kreatif, dan solusi baru yang membawa perubahan signifikan terhadap hasil atau kualitas bembelajaran. Guru prima adalah sang motivator yaitu guru yang mampu memberikan dukungan atau mendorong orang lain, teman sejawat, atau sekolah untuk mengembangkan diri dan mencapai tujuan tertentu. Hal yang tak kalah penting, guru prima adalah seseorang yang memiliki karakter positif, dapat menjadi teladan bagi orang lain dan  komunitasnya.

Siapakah yang berhak mendapat Anugrah Guru Prima? Guru yang mau berkompetisi melalui karya. AGP tahun 2025 ini mensyaratkan dua buah karya yaitu karya tulis berupa best practice dan portofolio digital. Best practice menggunakan kerangka STAR, berisi inovasi pembelajaran bagi guru, inovasi pengelolaan satuan pendidikan bagi kepala sekolah, dan inovasi pendampingan bagi pengawas sekolah. Sedangkan portofolio digital dapat berupa laman/sites/blog pribadi atau lainnya yang berisi profil guru, portofolio guru, dan karya inovasi.

Portofolio guru meliputi kegiatan pengembangan diri, kegiatan pendampingan kepada teman sejawat, pengalaman mengikuti organisasi profesi, karya tulis dan inovasi yang pernah dibuat serta prestasi atau penghargaan yang pernah diraih.

Nah, untuk lebih jelasnya kita bisa membaca Pedoman Pelaksanaan AGP tingkat Kabupaten Gunungkidul.

Yuk teman-teman guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah kita ramaikan AGP tahun 2025!

Tunjukkan pesonamu lewat karya-karyamu!



Senin, 15 Juni 2020

PENGUMUMAN KELULUSAN SD

Pengumuman kelulusan SD

Jumat, 15 Juni 2020 semua sekolah jenjang pendidikan dasar SD,  SDLB, program paket A atau sederajat secara serentak mengumumkan kelulusan peserta didik kelas VI. Hal ini, sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 tahun 2020, tentang perubahan atas Persesjen Nomor 2 Tahun 2020 tentang spesifikasi Teknis, bentuk, dan tatacara pengisian blanko ijazah pendidikan dasar dan pendidikan menengah tahun pelajaran 2019/2020,  bahwa tanggal  pengumuan kelulusan SD, SDLB, Program Paket A atau sederajat ditetapkan secara nasional, yaitu 15 juni 2020.

Tahun 2020 di mana pandemi covid-19 sedang mewabah di negeri ini, maka berbagai kebijakan pendidikan pun tak ayal juga mengalami perubahan.
Semua kebijakan tersebut diambil tentunya dengan maksud untuk memutus penyebaran corona virus. Namun sebuah kebijakan tentu ada celah yang memungkinkan kebijakan tersebut tidak berjalan sebagaiman mestinya.  Hal ini disebabkan karena kondisi daerah atau kondisi geografis masing masing wilayah tidak sama. Bagi daerah perkotaan dengan sarana prasarana yang lengkap tentu berbeda dengan darah pelosok atau pinggiran dengan segala keterbatasan.

Kementerian pendidikan dan kebudayaan melalaui Mas Nadiem Makarim mengeluarkan Surat Edaran No.4 tahun 2020  tentang Pelaksanaan kebijakan Pendidikan dalam masa Darurat penyebaran Coronavirus diseaase yang harus dipedomani bagi para pelaku pendidikan. Dalam Edaran tersebut, diantaranya mengatur tentang dibatalkannya ujian nasional tahun 2020, belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/ jarak jauh, ujian sekolah dan kelulusan, kenaikan kelas, PPDB, dan BOS di masa pandemi Covid-19.

Terkait kelulusan SD /sederajat pada masa pandemi Covid-19 ini, ujian sekolah tidak lagi menjadi dasar penentuan kelulusan. Kelulusan ditentukan berdasar nilai raport 5 semester terakhir (Nilai kelas 4,5, dan 6 Semester I). Artinya bagi sekolah yang tidak melaksanakan ujian sekolah, nilai ujian sekolah sudah dimiliki. Dengan demikian kelulusan SD tahun 2020, tidak menggunakan acuan yang sama bagi sekolah-sekolah. Ada yang menentukan kelulusan dengan hanya nilai raport 5 semester terakhir, namun sebagian sekolah ada yang menentukan nilai ujian sekolah berdasar nilai rapor 5 semester terakhir ditambah dengan nilai tugas dan portofolio kelas VI semester 2. 

Penentuan kelulusan tentu disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Berdasae Surat Edaran kepala Dinas Dikpora Gunungkidul, bahwa kelulusan SD tahun 2020 diserahkan kepada sekolah masing-masing.  

Inikah yang dinamakan merdeka dalam belajar? Sekolah menentukan krtiteria kelulusannya sendiri. Sejalan dengan hal tersebut, maka pengumumman kelulusanpun juga beragam. Ada yang mengumumkan secara daring, ada pula yang mengumumkan kelulusan dengan mendatangkan orang tua. bagi sekolah yang mendatangkan orang tua untuk menerima hasilpengumuman, maka haruslah menggunakan aturan atau mematuhi protokol kesehatan. 

bersambung 

Sabtu, 16 Mei 2020

BUKU DITOLAK PENERBIT AWAL KESUKSESAN PENULIS TERNAMA


BUKU DITOLAK PENERBIT

AWAL KESUKSESAN PENULIS TERNAMA


Oleh Eni Indarwati
Buku ditolak penerbit bukanlah akhir perjalanan seorang OmJay


“Assalamu alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang guru guru hebat Indonesia” Salam dan sapaan khas kuliah online memulai materi hari ini dengan tema” “Ketika Bukumu Ditolak Penerbit Mayor”

Kisah nyata tentang ditolaknya buku oleh penerbit mayor dikisahkan oleh Guru Blogger Ternama, OmJay.

Sedih rasanya bila buku yang kita tulis ditolak oleh penerbit. Saya sendiri pernah merasakannya. Makan tak enak, tidurpun tak nyenyak. Sakitnya tuh di sini! (sambil mengelus dada) hahaha. Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati ini, hihihi.

Namun perlu anda ketahui. Saya termasuk orang yang pantang menyerah. Ketika naskah buku saya ditolak para penerbit mayor, saya tidak putus asa. Saya akan menerimanya dengan lapang dada. Saya menerimanya dengan senyuman meskipun terasa pahit.

Berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya. Kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda. Gembirakan dirimu dengan terus belajar kepada orang-orang yang telah sukses menerbitkan bukunya.

Saya perbaiki tulisan saya. Kemudian saya baca kembali. Beberapa teman yang saya percaya , saya minta untuk memberikan masukan. Hasilnya buku saya menjadi lebih baik dari sebelumnya dan lebih enak untuk dibaca. Sakit hati ini terasa terobati.

Ibarat seorang mahasiswa S1 yang skripsinya dipermak habis sama dosen pembimbingnya. Ibarat mahasiswa S2 yang tesisnya ditolak promotornya dan ibarat mahasiswa S3 yang ditolak proposal desertasinya.

Saya sangat berterima kasih kepada para penerbit yang sudah menolak buku yang saya susun.  Dengan begitu buku yang saya susun menjadi layak jual. Coba kalau seandainya naskah buku saya langsung diterima, pasti banyak yang tidak laku karena isinya kurang menarik hati pembaca. Buku saya terbit tapi tidak banyak pembelinya, karena bukunya tidak menarik hati pembaca.

Saya jadi banyak belajar semenjak buku ditolak penerbit mayor. Saya perbaiki dan terus perbaiki sehingga naskah buku menjadi lebih enak dibaca. Butuh waktu lama mengerjakannya. Saya pantang menyerah. Saya belajar dari penolakan. Saya pergi ke toko buku dan membaca buku-buku best seller. Dari sanalah saya akhirnya tahu rahasia buku mereka laris dibaca pembaca.

Saat itu saya semakin menggebu-gebu semangatnya. Ibarat perahu yang sudah berlayar tentu pantang untuk kembali ke pelabuhan. Jalan terus sampai tujuan walaupun akan banyak ombak besar menghadang. Tidak ada nahkoda ulung yang tidak melalui lautan yang berombak ganas. Justru disitulah keahliannya teruji.

Ketika bukumu ditolak penerbit, teruslah menulis dan jangan berhenti menulis. Ketika engkau terus menulis, maka tulisanmu akan semakin tajam dan nendang. Pasti tulisanmu akan layak jual. Pasti tulisanmu akan banyak dibaca orang. Aha kuncinya satu mau belajar dan pantang menyerah.

Perbaiki dan terus perbaiki sehingga penerbit mayor mau menerbitkan bukumu tanpa kamu keluar uang satu senpun. Kamupun tersenyum ketika royalti bukumu mencapai angka yang fantastis. Puluhan bahkan ratusan juta rupiah kamu dapatkan bila bukumu laku keras. Seperti royalty buku yang kami terima saat ini.

OMJAY MENJAWAB

Sebenarnya apa dasar alasan penerbit menolak tulisan yg kita ingin kita berikan? Dasarnya karena tulisan kita kurang sesuai dengan standart penerbit, dan biasanya calon penulis baru begitu sangat menggebu gebu dan sangat yakin bukunya akan laku. Rasa percaya diri itu dibangun melalui proses terus menerus dan jatuh bangun. Seperti anda belajar sepeda, awalnya agak susah naik sepeda. Tapi kalau sudah bisa mah enak enak saja, hehehe….

Omjay waktu dulu langsung menulis buku pelajaran atau menyusun modul? Dulu dua duanya saya lakukan

Apa dasar utama Omjay memilih untuk jadi penulis? Pekerjaan menulis adalah pekerjaan menuju keabadian. Kita sudah mati tapi buku kita abadi, contoh karya Buya Hamka

Omjay apakah pengalaman ini ada Omjay bukukan? Ada dalam catatan harian seorang guru blogger dan di blog Omjay

Bagaimana cara menerbitkan buku dari kumpulan resume yg telah kita buat? Saya ingin menerbitkannya, tapi bagaimana caranya? Ditawarkam kepada siapa? Segera kumpulkan dari pertemuan pertama sampai terkhir, gabung dalam satu file. kemudian lihat buku-buku yang sudah diterbitkan Penerbit Andi, kemudian tawarkan ke Penerbit Andi Yogya

Bagaimana caranya supaya kita tidak ragu untuk bisa menulis sampai terbit buku? Fokus untuk menulis buku motivasi dan kisah inspiratif karena buku ini masih banyak pembelinya.

Untuk pertama menerbitkan buku yang sudah siap terbit (judul siap, daftar isi, kata pengantar, isi sudah diedit, boidata penulis) langkah selanjutnya bagaimana, kirim ke Om Jay lalu ke penerbit? Dulu saya kirimkan dalam bentuk cetak dan dijilid, setelah itu saya tawarkan ke penrbit, tapi sekarang penerbit yang cari saya, sehingga saya cukup kirim email saja ke penerbit.

Bisa ga kita lakukan sekarang, langsung  lewat email? Bisa, kirimkan ke omjaylabs@gmail.com, nanti Omjay bantu ke Penerbit Andi



Ini contoh buku yang ditolak penerbit mayor. Kami tidak putus asa dan terus bersemangat untuk memperbaiki isi bukunya. Alhamdulillah akhirnya diterima penerbit mayor. Berkat buku ini, kami keliling Indonesia untuk berbagi ilmu PTK.

Omjay, kalau menerbitkan buku di penerbit indie dg biaya sendiri apakah ada fasilitas layout buku layaknya buku yg diterbitkan di penerbit mayor. Soalnya kmrn sy menerbitkan buku pelajaran di penerbit indie dg biaya sendiri isi materi tdk di ubah sama sekali tata letaknya shg bukunya tdk menarik. Ada, tapi kita perlu keluar uang, kalau di penerbit mayor kita tinggal terima beres. Bahkan cover dan layoutnya sangat menarik sekali, sehingga banyak orang yang beli bukunya.

OmJay Kalau kita bayar untuk menerbit satu buku berapa? Tergantung penerbitnya, kalau di Penerbit Andi tidak bayar.

Om Jay bisa ya kita diberi daftar penerbit, agar kita bisa menawarkan tulisan (buku) ke banyak penerbit. Bisa, kan kemarin di mataeri Pak Imron ada

Untuk fokus menulis buku, boleh kah kita hanya monitor saja tidak harus fokus menyimak dan membuat resume perkuliahan selanjutnya. dan kalau draf bukunya sudah jadi apakah kita boleh berhubungan langsung dengan penerbit? Silahkan saja, tapi anda tidak berlatih menulis, padahal menulis itu sebuah keterampilan yang harus terus menerus diasah setiap hari, ikatlah ilmu dgn cara menuliskannya.

Om Jay, ane sekedar usul bisa tidak om Jay punya team. Team editor, team layout  seperti di media guru, biar kami mudah untuk kerja sama untuk menerbitkan buku. Kami sudah punya tim di Penerbit Andi, jauh lebih hebat dari Media Guru.

Bagaimana ketika buku yang sudah kita susun dengan susah payah ditolak oleh penerbit? Bukan hanya mayor saja, namun bisa jadi oleh penerbit lain juga. Karena saya yang artikel beberapa kali ditolak di media cetak saja langsung agak nglokro semangat nya..padahal baru artikel. Kirim ke Omjay, nanti kita perbaiki sama-sama.

Bolehkah berbagi sedikit tips untuk menata hati dan membangun semangat lagi ketika kita mengalami penolakan itu? DJTIS (Disiplin, jujur,tulus, ikhlas dan sabar) Itu karakter penulis. Berkali kita gagal, lekas bangkit dan cari akal, berkali kita jatuh, lekas berdiri jangan mengeluh, jadilah guru tangguh berhati cahaya.

Alhamdulillah omjay terimakasih sudah mau mengedit seluruh tulisan kami dengan tulus dan ikhlas. Belajar dari Rasuilullah, sidiq, tabligh, amanah, dan fathonah. sering nonton acara kick andy, https://www.youtube.com/watch?v=gOsgzSIAJHw&t=76s

Assalamualaikum, selamat siang Om Jay... Maaf mengganggu waktunya, saya cuma mau menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Om Jay yang secara tidak langsung telah memberikan motivasi yang luar biasa kepada saya untuk mengungkapkan ide yang dimiliki melalui tulisan.

Berkat motivasi yang senantiasa Om Jay berikan kepada saya dan teman-teman dalam Group menulis saya memberanikan diri untuk menuangkan ide yang bertahun terpendam menjadi sebuah tulisan yang Alhamdulillah sudah menjadi sebuah buku. Sungguh luar biasa rasanya melihat tulisan kita berwujud sebuah buku, dan lebih luar biasa lagi saat dikirimi foto buku saya yang masih belum ada apa-apanya berada tepat di samping buku seorang penulis terkenal seperti Om Jay. (Agak lebay saya mungkin ya Om Jay), tapi memang seperti ini lah yang saya rasa begitu melihat buku pertama saya yang insyaAllah akan saya jadikan awal untuk lebih semangat lagi menghasilkan karya-karya berikutnya. Sekali lagi terimakasih Om Jay, terimakasih untuk motivasinya selama ini, semoga Om Jay selalu diberi rahmat kesehatan dan kesempatan untuk senantiasa terus berbagi semangat, berbagi ilmu dan berbagi kebaikan untuk semua. Aamiin ya robbal alamiin, kesuksesan seorang guru adalah bila muridnya bisa lebih pandai dari gurunya.

Kesabaran, ketelatenan dan kemurahan hati Guru Bloger ini,terhadap peserta dibuktikan dengan testimoni para peserta, yang menyatakan bahwa sangat terbantu oleh beliau. Tak segan-segan Omjay juga membagikan buku karyanya yang berjudul “Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi” Buku Ini terbit tahun 2012. Berarti sudah sepuluh tahun yang lalu, luar biasa.

Saran omjay belilah buku ini secara online ke penerbit andi yogyakarta. Buku terbaru omjay melejitkan keterampilan menulis siswa.


Terimakasih OmJay, Kau berikan kami motivasi, Kau suntikkan semangat  kepada kami para guru yang ingin mencetak sejarahnya lewat karya nyata menuju keabadian. Semoga menjadi amal jariahmu, Aamiin.

                                                                   Gunungkidul, 16 Mei 2020

Jumat, 15 Mei 2020

BELAJAR MENULIS OPINI


BELAJAR MENULIS OPINI

Oleh Eni Indarwati

Ala bisa karena biasa


Biodata Narasumber
Asep Sapa’at adalah Pendidik dan Pemerhati Karakter Guru. Latar belakang pendidikan Sarjana Bidang Pendidikan Matematika UPI.

Aktifitas: Pembicara dan Trainer pada Character Building Indonesia, Sekolah Guru Indonesia, Mentor Sahabat Muda, Aktif di komunitas online Learn Community for Teacher Profesional Development, Edith Cowan University perth-Australia, Libang di klinik Pendidikan MIPA (KPM) dan GM Pendidikan Dompet Duafa.

Karyanya:
“Stop Menjadi GuruJika Tidak …, Setia Mengabdi Meski Kelas Beratapkan Langit, Peluh Penawar Rindumu Indonesia, Beta Guru Sudah Aktif Menulis di Rubrik Hikmah Republika, Republika online, Opini Republika, Berita Satu Online, Jurnal Pendidikan Dompet Duafa, Majalah 1000 Guru, Lampung Post, Harian Singgalang, Radar Bogor, Tribun Sumsel.

“Asep Sapa'at, tubuh sehat, jiwa kuat, cita-cita ingin jadi orang bermanfaat.” Begitu kalimat pembuka sang narasumber hebat kali ini.

Dengan semangat untuk saling belajar, beliau ingin sharing tentang pengalaman menulis di rubrik opini dan hikmah Republika. Pertama, disampaikan penjelasan tentang mengikat makna. Istilah mengikat makna dipopulerkan oleh almarhum Hernowo. Segala hal yang berkaitan dengan aktivitas menulis sebagai cara untuk memaknai hal-hal yang bisa kita lihat, dengar, rasakan, renungi.

Setiap orang memiliki hambatan menulis yang berbeda-beda. Ada hambatan yang disebabkan kesulitan mengalirkan gagasan, ada juga karena faktor mood, ada pula yang disebabkan karena faktor penguasaan bahasa serta keterampilan menulis. Namun hakikatnya, setiap diri kita bisa menulis jika konsisten mau belajar. Hal yang paling mudah ditulis adalah sesuatu yang dekat dengan diri kita.


Sebelum dapat mempublikasikan tulisan di media masa, Asep Sapa’at belajar menulis di buku harian. Menulis di buku harian adalah cara ampuh untuk membangun kepercayaan diri untuk menuangkan gagasan.

Menurut Mas Bambang Trimansyah, sifat tulisan terbagi ke dalam 4 sifat, yaitu:
  1. Pribadi tertutup, yakni tulisan bersifat sangat pribadi dan cenderung dirahasiakan agar tidak dibaca atau terbaca oleh orang lain. Tulisan ini biasanya berupa diari, surat-surat pribadi, ataupun catatan-catatan rahasia.
  2. Pribadi terbuka, yakni tulisan bersifat pribadi ataupun sangat pribadi, tetapi dibiarkan ataupun disengaja untuk dibaca orang lain. Tulisan semacam ini muncul akibat perkembangan teknologi informasi, terutama di dunia internet. Tulisan-tulisan di blog, situs, ataupun media sosial cenderung banyak yang bersifat pribadi, subjektif, dan kadang malah dibuat sesuka hati.
  3. Publik terbatas, yakni tulisan yang ditujukan untuk konsumsi orang banyak, tetapi dalam lingkup terbatas, misalnya lingkup komunitas, lingkup keagamaan, ataupun lingkup sesama teman yang saling kenal.
  4. Publik terbuka, yakni tulisan yang ditujukan untuk konsumsi orang banyak secara terbuka dan luas meskipun menyasar pada segmen pembaca tertentu. Tulisan ini bebas dibaca siapa pun yang berminat.

Sifat menentukan untuk siapa tulisan Anda tujukan. Pada sifat pertama Bapak Ibu menulis, tetapi hanya Bapak Ibu sendiri yang membacanya. Sifat 2, 3, dan 4 adalah tulisan yang ditujukan untuk publik sehingga Anda perlu menimbang tujuan penulisan dan pembaca sasaran.

Nah menurut Bapak Ibu, menulis di media masa termasuk sifat tulisan yang mana?
Opini merupakan jenis tulisan nonfiksi, ranah jurnalistik, dan sifat tulisannya publik terbuka. Sebelum bicara lebih teknis untuk membuat tulisan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar tulisan kita memiliki ruh atau jiwanya.

Menurut Mas Fauzil Adhim, ada 6 aspek yang harus dikembangkan agar tulisan kita memiliki jiwa.Tulisan akan memiliki jiwa saat penulis 1)  memiliki visi hidup (cita-cita dan harapan), 2)  melibatkan emosi saat menulis,  3) luas wawasannya (banyak membaca, berdiskusi, jalan-jalan), 4)  berbagi pengalaman hidup nyata yang pernah dialami, 5) menggunakan nalar atau logika yang tepat, dan 6) tulisan sebagai hasil perenungan yang mendalam tentang apapun yang akan ditulis.

                                          

Menggagas artinya berpikir dan merencanakan. Hal ini dapat dilakukan dengan:
  1.  Mengumpulkan bahan referensi
  2. Menentuian pembaca sasaran
  3. Mengembangkan ide menjadi kerangka
Menyusun draf. Dalam menyusun draff tulisan meliputi:
  1.   Menulis bebas
  2. Memasukkan bahan yang relevan dengan pengalaman diri, pengalaman orang lain, latar belakang ilmu dan pengetahuan yang dimiliki
  3. Memasukkan data dan fakta
  4. Mengembangkan gaya penulisan yang tepat sesuai pembaca sasaran
Menyunting dimaksudkan untuk  memastikan tidak ada kesalahan. Dalam menyunting kegiatan yang dilakukan adalah Memperbaiki tulisan dari aspek tata bahasa, ketelitian data dan fakta, kesantunan. Tak boleh ada kesalahan elementer.

Menerbitkan.
Untuk menerbitkantulisan kita, harus dilakukan adalah menentukan publikasi tulisan pada media yang tepat serta pembaca yang tepat. Kita dapat memilih media daring atau media cetak.

Di luar teknis menulis yang disampaikan di atas, faktor nonteknis seperti disiplin menulis, tak pantang menyerah mengirimkan tulisan ke media meski sering ditolak dan tak dimuat, juga tak berhenti belajar meningkatkan keterampilan menulis.

Narasumber berbagi sedikit pengalaman bahwa jauh sebelum tulisannya dimuat di rubrik opini dan Hikmah Republika, sejak tahun 2007 beliau konsisten menulis di Republika Online. Nah ini jadi faktor nonteknis, punya jalinan silaturahim dengan para redaktur di media masa. Kita mendapatkan informasi dan masukan dari para redaktur agar kualitas tulisan lebih baik dan potensial dimuat di media cetak.

Izin saya bagikan beberapa tulisan saya yang dimuat di rubrik opini dan hikmah Republika, Bapak dan Ibu guru hebat.




NARASUMBER MENJAWAB

Bagaimana menyiasati agar waktu menulis dan tema kita sesuai dg waktu kirim/moment yg tepat? Kita harus sensitif dengan momentum yg akan terjadi, misal, 6 hari lagi merupakan momen Hari Kebangkitan Nasional. Nah, dari sekarang sudah mulai menyiapkan bahan belanja gagasan, tentukan ide yang akan ditulis, dan tuliskan dan kirimkan tulisannya paling lambat sehari sebelum tanggal 20 Mei.

Bagaimana menyiasati ketidakpercayaan diri atas tulisan yang sudah kita tulis? Coba konsisten menulis dulu di buku harian atau personal blog yang bersifat pribadi. Nanti jika sudah mulai percaya diri, publikasikan tulisan kita. Jangan takut mendapat kritikan dan masukan dari pembaca terhadap tulisan kita. Karena justru hal tersebut bisa menjadi cermin untuk kita terus meningkatkan kualitas tulisan.

Bagaimana mengasah emosi dalam kepenulisan sehingga tulisan kita bisa berkualitas? Tuliskan sesuatu yang benar-benar pernah dialami oleh diri sendiri. Saya pernah membuat tulisan di rubrik Hikmah Republika saat istri saya wafat. Wah susah memulai kata pertama dan menutup kata terakhir karena saya ada rasa yang hadir menemani saat membuat tulisan.

Apa saja yg menyebabkan tulisan sering di tolak media masa dan bagaimana cara menulis yang bisa diterima media masa? Tulisan yang pasti ditolak media adalah yang tidak mengikuti kaidah yang sudah ditetapkan media. Misal, kita menulis sesuatu yang bersifat SARA, gagasan terlalu umum, batas maksimal karakter tak diindahkan oleh kita.

Saya mau bertanya bagaimana ciri artikel yang menarik untuk diterbitkan. Syarat paling utama adalah ide orisinal dan menarik, data dan fakta yang disajikan sahih, tata bahasa baik, dan sesuai dengan kriteria dari redaktur media cetak.

Apakah ada kriteria pembeda antar media cetak untuk bisa menerbitkan suatu tulisan Bapak? Setiap media cetak punya kebijakan sendiri terkait standar tulisan yang akan mereka terima. Misal, tulisan Hikmah Republika tak ada di media cetak lain. Rubrik Hikmah khas punya Republika. Jadi, kita harus pelajari secara cermat rubrik-rubrik yang ada di setiap media cetak agar kita bisa tepat memilih media mana untuk menerbitkam tulisan kita.

Terbiasa menulis fiksi, ktika mncoba non fiksi kesulitan bagaimana solusinya? Saran saya, mulai pelajari tulisan-tulisan opini yang dimuat di media, lalu coba buat tulisan bergenre nonfiksi. Ala bisa karena biasa. Hal paling penting dalam tulisan opini (nonfiksi) adalah tata bahasa baku dan pemilihan diksi yang bermakna lugas.

Bagaimana caranya supaya ide yang sudah kita miliki menjadi sebuah judul yang menarik untuk dibuat suatu tulisan, karena kadang terlintas ide tetapi susah sekali mencarikan judul yang tepatnya untuk ide tersebut.  Ada beberapa pendekatan saat menulis. Ada yang langsung menetapkan judul, lalu membuat tulisan. Tetapi ada juga yang sebaliknya, buat tulisan dulu untuk menguraikan idenya, judul bagian terakhir. Saran saya, menulis dulu, nanti judul diputuskan terakhir. Boleh minta pendapat ke guru menulis atau rekan sejawat terkait pilihan judul dari tulisan yang sudah dibuat.

Bagaimana Cara kita mengatasi hambatan yang disebabkan oleh kesulitan dalam mengalirkan gagasan. Hambatan paling mendasar kita sulit mengalirkan gagasan karena gagasan yang mau diungkapkan belum jelas. Persoalan lainnya, kita kekurangan bahan untuk menunjang penyelesaian tulisan kita. Hal lain yang juga kerap terjadi, saat menulis, kita menempatkan diri dalam 2 peran sekaligus sebagai penulis juga editor. Saat menulis, lalu diedit, kita berhenti. Balik lagi ke awal. Terus terjadi seperti itu. Alhasil gagasan kita lewat tulisan tak selesai-selesai. Itu pengalaman pribadi dan masih juga terjadi pada diri saya.

Apakah artikel-artikel yang saya buat dapat diberikan angka kredit dalam penyusunan DUPAK ke IV.b ? Sejauh pemahaman awam saya, tulisan yang dimuat di media masa, makalah yang dimuat dan dipresentasikan di seminar nasional atau internasional, dan makalah yang dimuat di jurnal terakreditasi nasional bisa menyumbangkan angka kredit yang bermanfaat untuk kenaikan pangkat. Saya punya dosen pembimbing yang sangat produktif berkarya tulis, sekali menulis 2 judul makalah untuk satu event seminar nasional. Kalau semua karya tulis didokumentasikan dengan baik, belajar dari kiprah dosen pembimbing saya, beliau naik pangkatnya cepat sekali. Kata kuncinya: konsisten berkarya tulis. Naik pangkat itu bonusnya.
                                                          Gunungkidul, 15 Mei 2020

MENULIS KTI BERSAMA AHLINYA


MENULIS KTI BERSAMA AHLINYA

Oleh : Eni Indarwati
Sebuah keberhasilan harus disertai usaha, semangat serta kerja keras.




                                   
 BIODATA  NARASUMBER
Nama                              : DRA. RAHMI WILANDARI , M.Pd
Tempat, Tanggal Lahir     : Surabaya, 1 Januari 1965
Alamat Rumah                  : Jl. Sutedi Senoputra Gg Cempaka I/2 Karangpilang   
      Surabaya 60221
Alamat Surel                   : rahmi.smadda@yahoo.com
Blogger                           : edukasirahmiwilandari.blogspot.com
Nomor HP                        :  081235192393
Program Studi S-1           :  S1 Pendidikan Ekonomi Tahun Lulus 1988
Program Studi S-2          :  S2 Pendidikan Ekonomi Tahun Lulus 2013
Tempat mengajar            : SMA Negeri 21 Surabaya/ Jawa Timur
 Daftar Karya                  :
1.    Jurnal Pendidikan Ekonomi UNESA Surabaya
“ Pembelajaran Kooperatif Tipe Thik Pair Share dengan Media 3D Topiscape SE ( Student Edition ) untuk Meningkatkan Ketuntasan belajar Siswa ( 2013) “
2.    Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio dan Multimedia (2013)
3.    My Literacy for My Future (Literasiku, Masa Depanku) (2017)
4.  Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan menggunakan Media Kartu Remi (Playing Cards) untuk meningkatkan Ketuntasan Belajar Siswa pada Materi Permintaan dan Penawaran (2018)
5.    Wajib dan Perlukah Pendidikan Kewirausahaan di SMA (Artikel Ilmiah: 2019)
6.  Membangun Karakter Generasi Milenial menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 (2019)

Penghargaan yang pernah diterima :
1.    Juara 3 LKTI Majalah Media (PGRI) Tingkat Jawa Timur tahun 2013
2.  Juara Lomba Guru Menginspirasi (KTI Literasi) Tingkat Nasional  2018 untuk jenjang SMA/MA/SMK diselenggarakan oleh Penerbit PT. Erlangga Jakarta

Selamat siang guru hebat Indonesia”, ini adalah Sapaan khas mederator kuliah online dalam mengawali acara. Materi kali ini tentang menulis di media cetak

Narasumber menyampaikan dan memperkenalkan diri “Nama saya Rahmi Wilandari. Mengajar di SMAN 21 Sby.. Saya juga guru biasa seperti bapak ibu semua,  jd kita bisa sharing saja...Saya pengampu mapel Ekonomi dan Kewirausahaan. Seperti pada umumnya para penulis punya latar belakang pendidikan Bahasa dan Sastra, sedangkan saya latar belakang Pendidikan Ekonomi... Awal saya tertarik untuk menulis segala apa kejadian sehari-hari saya alami saya tulis. Yah...  pada saat berangkat kerja ada kejadian menarik. Setiba di sekolah langsung buka laptop apa yg saya lihat kejadian tadi saya tulis garis besarnya.  Setelah sampai dirumah saya buka lagi laptop utk melanjutkan cerita yang tertunda  siang hari…. Saya juga tidak pandai merangkai kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat dan menjadi sebuah paragraf yang enak untuk dibaca.” Begitulah perkenalan singkat narasumber kepada peserta pelatihan menulis online ini.

Utk menulis itu ada macam-macam penulis. Ada Penulid Cerpen,  ada penulis Novel,  ada penulis cerita bersambung ( Cerbung), ada juga penulis Ilmiah. Kategori Penulis Fiksi dan non Fiksi. Penulis artikel pun juga ada macamnya, penulis Umum ada Penulis buku teks.

Janganlah enggan untuk memulai menulis. Beliau menyampaikan kebiasaannya, jika ada waktu luang selalu dihabiskan untuk membaca di perpustakaan. Selain perpustakaannya adem,  tenang untuk membaca dan bisa menginspirasi untuk menulis.

Penulisan KTI atau artikel dibutuhkan wawasan untuk rajin membaca baik buku cetakan atau e-book. Untuk Penelitian ada penelitian Deskriptif. Penelitian eksperimen (penelitian murni)  dan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK). Bagi guru PTK adalah harus bisa melaksanakan dan  sangat mudah krn dari kejadian sehari saat mengajar.

Pertama kali beliau ikut lomba KTI (PTK)  tahun 2013. Saat penelitian dilaksanakan, tidak punya target untuk menang.  Hanya sekedar cari pengalaman. Saat itu gencar-gencarnya workshop-workshop tentang Penulisan PTK dan Karya Ilmiah.  Banyak guru penasaran bagaimana menulis PTK.

Sebuah keberhasilan harus disertai usaha, semangat serta kerja keras.
Terkadang kita lagi mood menulis,  jika penyakit malas kambuh enggan lagi menulis. Mulailah belajar disiplin diri menulis setiap hari. Insya'allah kalau sudah terbiasa akan enak,  dan kecanduan untuk selalu menulis dan menulis.

SESI TANYA JAWAB

Berikut garis besar jawaban narasumber terhadap pertanyaan peserta kuliah online:

Untuk judul PTK dari kegiatan kita mengajar bisa kita jadikan PTK.
Salah satu faktor penghambat kenaikan pangkat guru adalah kekurangmampuan meneliti dan menulis karya ilmiah seperti PTK.
Dalam pembuatan PTK itu awalnya adalah problem dalam kelas yg akan diperbaiki.
Penelitian diskriptif adalah peneliti mampu mengidentifikasi mengapa,  apa, dan bagaimana fenomena sosial. Banyak sekali gejala sosial yang terkadang kita bisa memprediksinya. Tahun 2017 saya dan murid saya tentang layanan non tunai,  dengan tehnik wawancara. Ternyata pelayanan sekarang lbh banyak menggunakan E Money... pernah mengadakan penelitian diskriptif

Menjawab pertanyaan apakah PTK harus 3 siklus, beliau sampaikan bahwa PTK minimal harus 2 siklus,  3 siklus lebih baik. Kalau pakai media pembelajaran  maka PTK ada 3 variabel,  dan harus ada lembar pengamatan penggunaan Media. Yah... Penelitian dari siklus 1 ke siklus 2 dan siklus 3 ya harus ada peningkatan . Guru kan dalang bagaimana menjalankan lakon agar bisa meningkat.

Pandangan yang salah jika membuat PTK karena mau naik pangkat. Usahakan 1 tahun Pelajaran minimal 1 PTK,  jadi pas naik pangkat aman dan tenang karena kita sudah siap, bukan PTK yang dijahitkan. Maksudnya bukan PTK hasil jahitan.

Antara PTK dan Best Practice tidak sama.  Best Practice pengalaman terbaik. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di buku 4 dan buku 5 Pedoman Kenaikan pangkat.
Hasil Penelitian menggabarkan bagaimana hasil penelitian dari siklus 1- 3 disertai data tabel hasil Penelitian. Untuklebi jelasnya narasumber memberikan link https://edukasirahmiwilandari.blogspot.com/2020/05/penerapan-pembelajaran-kooperatif-tipe.html
Cukup jelas dan gamblang meskipun sedikit agak repot utk mengolah data,  grafik dan tabel. Saya ibu setiap menyusun RPP satu semeter, saya sudah merencanakan bab mana yg akan saya buat PTK,  dan kira-kira siswa mengalami kesulitan,  dan pakai metode apa, model pembelajarannya bagaimana jadi betul-betul dipersiapkan.

Menjawab pertanyaan apakah abstrak  di dalam PTK harus menggunakan bahasa inggris, beliau sampaikan bahwa idealnya abstrak itu ada bahasa Indonesia dan ada yang bahasa Inggris.  Dengan membuat  PTK kita bisa  mendapat Jurnal Ilmiah baik cetak atau online. PTK harus diseminarkan,  ada berita Acara,  ada undangan dll. insya'allah nilai 4. Jangan lupa ada bukti Surat Keterangan Penyerahan PTK ke Petugas Perpustakaan pasti lolos kenaikan pangkatnya.

Sebuah tulisan dikatakan menarik atau tidak tergantung kelihaian kita merangkai kata-kata, penggunaan bahasa Indonesia yg baik,  titik,  koma, dan huruf besar dan huruf kecil tepat pengunaannya.

Menulis artikel bisa dari kejadian, peristiwa atau gejala yg ada disekitar kita sehari-hari. Contoh apa dampak Pandemi Covid -19 thd ekonomi masyarakat. Atau dengan adanya Pandemi Covid 19 masalah apa yg dihadapi orangtua peserta didik cukup tulis 500-1000 kata,  ada masalah,  ada bahasan,  ada solusi kirim ke redaksi majalah atau surat kabar, dapat COIN dan POINT. Coin dapat honor,  POINT dapat nilai 2 untuk kenaikan pangkat jika majalah/surat kabar Nasional. Kalau surat kabar dan majalah regional /provinsi nilai 1, 5

Penulis Umum itu bisa menulis buku teks Pembelajaran,  kalau yang khusus menulis buku ilmiah atau buku Motivator

Boleh ibu, utk unsur utama kenaikan pangkat tdk harus PTK,  bisa Artikel Ilmiah yang sudah dipublikasikan di Majalah atau Surat Kabar lokal atau Nasional.

Semakin sering menulis artikel,  dan semakin sering pula dimuat di Surat kabar Regional atau Nasional,  maka semakin banyak tabungan Publikasi Ilmiah. Semakin cepat naik pangkat,  dengan jujur dan bermartabat. Dan bukan sebagai guru Plagiat.

Karya tulis ilmiah tidak harus PTK, Riset and Development juga bisa,  kebetulan saya pengampu mapel PKWU bisa pakai R & D.

Artikel ilmiah hasil penelitian dalam jurnal harus diambil dari laporan hasil penelitian, salah satunya adalah PTK. Artikel sedang antara 1500-2000 kata,  artikel berasal dari fenomena / kejadian disekeliling kita,  ada permasalahan, pembahasan dan kesimpulan tanpa / dengan penelitian
Jurnal adalah ringkasan dari PTK,  yang diringkas menjadi kurang lebih 10-15 halaman,  jika jurnal online kata-kata plagiat dalam jurnal minimal 30% dari keseluruhan kata dalam jurnal.

Kesimpulan :

- Marilah kita membiasakan menulis setiap  hari sedikit demi sedikit lama-lama menjadi Buku
- Untuk PTK minimum 2 siklus,  alangkah lebih baik jika 3 siklus
- Untuk merangkai kata-kata dalam PTK perlu banyak membaca dan latihan
- PTK menggunakan 2 variabel yakni variabel X dan Y. Perlu pakai metode /model. Kalau metode itu metode Ceramah, diskusi kelompok atau pemberian tugas. Kalau model bisa menggunakan Cooperative Learning, PBL atau PJBL. Cooperative Learning  ada Think Pair Share,  Make a Match dll

Untuk menulis artikel di majalah atau surat kabar,  dengan 500- 1000 kata sudah jadi artikel asal dalam paragraf sudah ada latar belakang, permasalahan, dan paragraf berikutnya. Solusi 6-9 paragraf,  paragraf ke 10 adalah kesimpulan.Terkadang tiap penerbit punya aturan dan kriteria yg berbeda.

- Menulis selain bisa menjadi hobi atau kebiasaan jika kita bisa mencoba  mengirim ke Surat kabar / majalah bisa mendapat COIN dan POINT.Semakin sering menulis dan dipublikasikan semakin cepat naik pangkat jujur dan bermartabat. 

Mengkhiri kuliah online narasumber menyampaiakn permohonan maaf jika ada kata atau tulisan yang tidak berkenan. Yang tepenting saling sharing agar bisa menjadi guru yg hebat,  profesional, dan berkompeten.

                                                          Gunungkidul, 15 Mei 2020

Portofolio Digital

Selamat datang di Portofolio Digital saya Saya,  Eni Indarwati, M.Pd.  Pengawas Sekolah Dasar di Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Blo...