KUNCI SUKSES MENJADI GURU BERPRESTASI
Resume Kuliah Online Pertemuan 9
Narasumber
: Encom Rahman
Oleh:
Eni Indarwati
Profil
singkat Narasumber
Nama lengkap narasumber
Encon Rahman. Ia lahir di Majalengka
pada tanggal 5 April 1972. Ia merupakan anak tunggal dari Ibu Ecoh (almh) dan
Bapak Darmin (alhm). Riwayat pendidikan Encon Rahman diawali dari SD Negeri
Cikampek XV kemudian melanjutkan sekolah ke SMP Negeri Cigasong. Setelah lulus
ia melanjutkan ke Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Negeri Majalengka, dan kuliah
di Universitas Pasundan Bandung Fakultas Pendidikan dan Keguruan Jurusan Bahasa
dan Sastra Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan di Unpas, pada tahun
2002 ia menjadi santri karya di pesantren Daarut Tauhiid pimpinan Abdullah
Gymnastiar (Aa Gym).
Prestasinya yang pernah
diraih:
- Juara pada sayembara menulis karya ilmiah tingkat nasional tahun 2005 dengan judul “Distribusi Zakat Produktif sebagai Alternatif dalam Mengatasi Problem Masyarakat Prasejahtera”.
- Juara III Kreativitas Guru tingkat Nasional pada tahun 2012.
- Juara II Simposium Nasional Program BERMUTU.
- Juara H 1 Forum Ilmiah Guru (FIG) Tingkat Propvinsi Jawa barat pada tahun 2013.
- Finalis INOBEL tingkat Nasional jenjang SD tahun 2014.
- Finalis Anugrah Mahkamah Konstitusi Guru PPKn Kelompok SD tingkat Nasional tahun 2015.
- Juara I Juara I Guru Berprestasi Tingkat Nasioanal tahun 2016
- Guru Inspiratif Jawa Barat “Anugerah Een Sukaesih Awards 2016”
- Guru Internasional dari Princess Maha Chakri Awards (PMCA) Kerajaan Thailand pada tahun 2017.
- Penghargaan Satya Lencana sebagai Guru Berprestasi di Bidang Pendidikan dari Presiden RI pada tahun 2018.
Karya-karya yang telah
dipublikasikan :
- 500 buku cerita pendek, artikel pendidikan dan puisi diterbitkan di surat kabar dan majalah lokal maupun nasional.
- 6 buku pelajaran untuk Sekolah Dasar,
- Menulis 2 buku sosial,
- 150 gambar kartun diterbitkan di surat kabar/majalah.
- Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dipubliksikan di jurnal ilmiah.
Berbagai prestasi yang
diperoleh Encon Rahman mengantarkan ia keliling ke luar negeri dengan gratis,
bisa melaksanakan ibadah Umroh, Mekkah tahun 2015, Studi Singkat ke Melbourne,
Australia tahun 2016, Perjalanan ke Singapur tahun 2017, Melaksanakan Ibadah
Umroh kedua kalinya, Mekkah tahun 2017, dan ke Thailan untuk Menerima penghargaan Princess Maha Chakri Awards dari
Kerajaan Thailand, Bangkok tahun 2017.
Kuliah Online dimulai
tepat pukul 19.00 di buka oleh Omjay dan mederator Mr. Bams.
Dengan mengucap
Bissmillah Bapak Encon Rahman mengawali menyampaiakn pengalaman dan trik
bagaimana agar menjadi gupres tingkat nasional juga sekaligus gupres tingkat
internasional mewakili bangsa indonesia di kancah internasional. Menurut Encon
Rahman:
- Guru berprestasi bukan hanya ada di Indonesia tetapi lomba ini juga diterapkan di negara-negara lain termasuk Asia Tenggara. Itulah sebabnya pemerintah setiap tahun mengadakan lomba gupres.
- Lomba gupres termasuk ajang berprestasi dan bergengsi bagi seorang guru. Kenapa dikatakan demikian, karena penilaian gupres lebih komprehensif dan menyeluruh dari berbagai faktor.
- UU Nomor 14 Tahun 2005 menyatakan jabatan guru itu adalah jabatan profesi. Seorang guru harus memiliki jabatan profesional yang mencakup 7M, yaitu : Mendidik, Membimbing, Mengarahkan, Melatih, Menilai, Mengajar, dan Mengevaluasi.
- Tujuan pemerintah mengadakan lomba gupres jenjang TK, SD, SMP, SMA adalah :
1. Mengangkat
guru sebagai profesi terhormat, mulia, bermartabat, dan terlindungi
2. Meningkatkan
motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya.
3. Meningkatkan
persaingan yang sehat, selalu pemberian penghargaan di bidang pendidikan.
4. Membangun
komitmen mutu guru dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar
nasional pendidikan.
Moderator mengingatkan
materi bisa sampai pukul 20.00.
Lebih lanjut Encon
Rahman menceritakan perihal prestasi yang diraihnya.
- Ahamdulillah dengan izin Allah saya menjadi gupres tingkat nasional juara 1 tahun 2016 dan terpilih mewakili bangsa Indonesia untuk tampil di ajang internasional sebagai guru terbaik Indonesia pada tahun 2017 dari negara Thailand, yakni penghargaan princess maha chakri awards (PMCA).
- Untuk menjadi gupres tidak mudah dan juga tidak mustahil. Kenapa dikatakan demikian? Sebagaimana sampaikan di awal pembicaraan menjadi gupres merupakan ajang prestasi dan prestise tertinggi bagi karir seorang guru. Jika dalam lomba lomba sejenis yang diadakan oleh Kemendikbud seperti Inobel, lKg, OGN, dan sejenisnya itu baru bagian terkecil dari komponen gupres
- Guru-guru yang tertarik akan mengikuti ajang lomba gupres harus dipersiapkan sejak dini
Pada kesempatan ini Encon
Rohman membongkar rahasianya berhasil
menjadi juara gupres dan menjadi guru intenasional mewakili Indonesia tahun
2017. Peserta kulaih disuguhi video penghargaan dari PMCA ketika beliau menjadi
penerima guru internasional di Thailand,
dengan alamat https://youtu.be/FWBFNVvHi-8
Menurut Encon Rahman, rahasia
sukses menjadi gupres hanya dua saja, yaitu amalan batiniah dan amalan
lahiriyah.
Sesi tanya jawab
Pertanyaan ke-1 dari Edi Syahputra.H, Aceh, menanyakan bagaimana trik-trik untuk mendapatkan penghargaan Maha
Cakri Award?
Jawaban: Untuk
mendapatkan penghargaan princess maha chakri award dari PMCA tidaklah mudah. Dikatakan
tidak mudah karena kita akan mewakili atas nama bangsa Indonesia di forum
kancah internasional. Kemendikbud selaku regulator dalam menyeleksi calon
penerima penghargaan internasional tentu harus mengikuti persyaratan yang
sesuai dengan acuan yang disampaikan oleh PMCA dari kerajaan Thailand. Salah
satu indikatornya harus menjadi gupres. Utusan
dari negara lain pun sama mereka adalah para gupres di negara asal nya
Pertanyaan ke-2 Rusmin
(G8-017) Kab. Barito Kuala Kalsel, menanyakan apa saja unsur-unsur yang dinilai dan untuk ikut seleksi gupres apa saja yang
harus dipersiapkan?
Jawaban : Unsur-unsur
yang dinilai untuk seleksi gupres adalah empat kompetensi yaitu kepribadian
sosial profesional dan pedagogik. 4 unsur komponen tadi harus dibuktikan dalam
bentuk portopolio, wawancara, tes, presentasi, dan sikap kita pada saat
mengikuti ajang gupres. Memiliki tulisan yang dibukukan atau artikel di surat
kabar merupakan salah satu penilaian dari pihak juri dari unsur profesional. Itulah
sebabnya rekan-rekan yang ingin menjadi gupres harus memiliki modal diantaranya
tulisan-tulisan atau artikel yang pernah di dimuat di surat kabar. Kumpulkan
dari sekarang buku tulisan piagam dan sejenisnya untuk dijadikan salah satu
bukti pada portofolio. Saya sendiri pada waktu mengikuti ajang gupres tingkat
nasional menyodorkan sekitar 150 lebih
tulisan artikel yang dimuat di surat kabar dan buku buku yang dicetak dan
diterbitkan oleh penerbit mayor sehingga dgn ijin Allah saya berhasil menjadi
juara
Pertanyaan ke-3 dari Taufiq - Yogya. Trik memotivasi diri utk menjadi gupres
Jawaban : Motivasi utama saya menjadi gupres adalah ingin
menjadi contoh kebaikan dan menjadi jalan kebaikan bagi orang lain. Alhamdulillah
dengan wasilah gupres saya mendapat banyak nikmat dari Allah selain uang
popularitas juga karir di bidang keguruan. Mudah-mudahan takdir ini menjadi
jalan saya lebih taat kepada Allah. Dari ajang Gupres juga alhamdulilllah saya
bisa berangkat ke tanah suci dan ke beberapa negara dgn biaya gratis.
Pertanyaan ke-4 dari TASITA
-Bengkulu. Untuk menemban tugas yang 7M.... salah satunya Mendidik,
kadang-kadang terkendala dengan Undang-undang
Perlindungan Anak Bagai mana mengatasinya.
Jawaban : Cara mendidik agar tidak bentrok dengan undang-undang perlindungan anak maka yang harus kita lakukan adalah mengikuti
norma dan adat kebiasaan di daerah tersebut selain tentunya sekolah dan
masyarakat melalui ketua komite sekolah melakukan MOU terkait pola pendidikan
anak di sekolah.
Pertanyaan ke-5 Assalamu'alaikum kang Haji Encom. Mau tanya bagimana proses menjad GUPRES dan Apa hal apa
(tulisan) yang membawa kang haji menjadi gupres selain yang sudah dijelaskan di
video?
Jawaban : Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Proses menjadi gupres sebagai berikut:
Persiapkan dengan baik apa yang
dibutuhkan dalam lomba tersebut dengan berdasar kepada pedoman lomba gupres
yang selalu disampaikan pemerintah setiap tahunnya.
Jangan mau menjadi peserta gupres karena
desakan pihak luar misalnya PGRI atau kepala sekolah padahal kita belum siap
karena jika kita tetap memaksakan untuk ikut ajang gupres padahal kita tidak
siap hanya akan menghabiskan biaya tenaga pikiran dan waktu saja.
Karya tulis untuk bekal gupres adalah
buku-buku karangan sendiri atau keroyokan / antologi dan tulisan kita yang
pernah dimuat berbagai media cetak. Itulah sebabnya
pada tanggal 1-30 Mei saya akan membuka
kursus menulis artikel untuk konsumsi si surat kabar dan majalah. Saya berharap
pengalaman saya selama ini menjadi
penulis freelance di berbagai surat kabar dan majalah hingga mencapai 500
tulisan yang pernah dimuat di media cetak
bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang akan ikut kursus menulis
artikel
Persiapkan juga media pembelajaran,
bimbingan kepada rekan guru, dan bimbingan kepada anak-anak kita hingga men
jadi juara.
Pertanyaan ke-6 dari Unih-Subang. Assalamualaikum.
Sekarang saya sudah tahu Rahasiah besar menjadi gupres adalah Satu memiliki
amalan batiniah. Kedua memiliki amalan lahiriyah. Apa saja contoh konkrit yang
dilakukan dari kedua amalan tersebut?
Adakah bentuk perhatian yang diberikan pemerintah terhadap gupres, apa saja?
Jawaban : Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Salah satu amalan batiniah ketika kita akan
mengikuti lomba gupres adalah jangan dengki kepada orang lain sesama peserta
gupres. Kedua jangan sombong dan rasa bakal jadi pemenang karena kita merasa
paling banyak karya misalnya. Perlu saya katakan sejujurnya kalau pada ajang
gupres ada rasa dengki sombong dan bakal menang malah akan terjadi sebaliknya. Itulah
sebabnya hilangkan seluruh penyakit hati pada saat kita mengikuti ajang gupres
baik mulai dari Kecamatan hingga nasional. Adapun amalan lahiriahnya adalah isi
seluruh komponen portopolio dgn benar. Selanjutnya bentuk perhatian yang
diberikan pemerintah terhadap gupres, selain uang tunai 30jt, laptop dan juga
bisa studi banding ke luar negeri juga
kita sering diundang menjadi pembicara di berbagai tempat dari Kemendikbud.
Pertanyaan ke-7 dari Bilal - Curup Bengkulu. Assalamualaikum.
Inspiring kang Encon. Boleh diceritakan gak kisah paling
kelam/dukanya saat mencoba meraih guru berprestasi? trus bagaimana kang Encon
bisa bangkit? Punya kata mutiara gak? Terimakasih.
Jawaban : Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatu, Kisah paling sedih saat menjadi guru
berprestasi diantaranya jangan ketergantungan kepada dinas perihal biaya dalam
proses mengikuti ajang gupres. Kita harus mandiri. Menjadi gupres butuh modal,
kesabaran, dan ketawakalan yang yang luar biasa.
Saya selalu bangkit Dan terpacu untuk
menjadi yang terbaikmu karena selalu berdoa kepada Allah dan fokus dalam
bekerja. Man Jadda wajada.
Kata mutiara, jangan takut berbuat salah
tapi takutlah tidak bisa memperbaiki kesalahan.
Pertanyaan ke-8 Yulius
Roma_Tana Toraja, Sulsel. Menciptakan
cara belajar yang menyenangkan, masih menjadi masalah bagi saya, kadang sudah
jalan, namun beriktunya berhenti lagi, bagaimana kita Kang Encon untuk
menciptakan produktivitas dan konsistensi terhadap penciptaan cara belajar
kreatif. Tks.
Jawaban : Untuk
menciptakan produktivitas dan konsistensi diri yang kreatif modalnya adalah
pembiasaan secara Istiqomah. Kemudian banyak belajar dari orang lain dan jangan
merasa lebih hebat dari orang lain. Itulah sebabnya saya selalu bertanya dan
menyimak pembicaraan orang lain dgn maksud untuk menambah ilmu.
Pertanyaan ke -9. Sarastiana Saya
sebatas gupres maksimal baru tk propinsi, beberapa kali tk Kab. Mentok di
propinsi hehe… http://www.sarastiana.com/2020/02/profil.html?m=1.
Yang kemudian jadi pertanyaan saya, saya rasakan hanya sebatas mengumpulkan
portofolio saja saat pelasanaannya.... ?
Jawaban : Gupres
secara cara fisik akademis dan profesional dinilai dari sudut portofolio. Namun
untuk aspek pedagogik kepribadian dan sosial itu dinilai dari gesture wawancara
cara presentasi dan performen pada saat kita ikut lomba.
Moderator
mengingatkan waktu tersisa 12 menit lagi. Masih ada pertanyaan lebih dari 20.
Jikawaktu telah habis, sisa pertanyaan akan dikirim melalui wa pribadi narasumber.
Pertanyaan ke-10. Eva,
NTT Assalamualaikum,
Sebagai seorang guru sangat ingin meningkatkan kompetensi dengan mengikuti
ajang perlombaan perlombaan yang banyak diadakan, namun terkadang dukungan dari
lingkungan sekitar terutama lingkungan Sekolah tempat kita bekerja, terkadang
justru tidak memberikan ruang untuk kita bisa berkembang, terasa ada sekat
ketika melihat prestasi yang kita peroleh,
Sekolah tidak menghususkan memberikan apresiasi secara langsung kepada
Guru, sebai bentuk motifasi bagi peserta didik. Bukan tujuan untuk mendapatkan
pujian atas prestasi itu, sebagai manusia kita tentunya butuh motifasi lebih
agar semangat itu terus ada. Bagaimana
menurut bapak. kira kira apakah ini merupakan salah satu bagian dari
ranah Amalan batiniah. Amalan amalan apa saja yang perlu dilakukan untuk
menetralisir rasa kecewa ketika terabaikan. Terima kasih Pak.
Jawaban : Sebagaimana
saya sampaikan bahwa motivasi saya mengikuti ajang lomba bukan mengejar hadiah
30 juta dari kementrian atau yang lainnya. Niat awal saya adalah menjadi jalan
kebaikan dan menjadi contoh kebaikan. Dengan niat ini insyaallah banyak
jalan.... dan Allah ridho sehingga apa yang saya inginkan tercapai dengan izin
Allah
Pertnyaan ke-11. Sumarjiyati,
Gunungkidul. Assalamu'alaikum
pak encom.Yang mau saya tanyakan rahasia sukses untuk menjadi guru prestasi adalah
2, satu memiliki amaliah batiniah dan dua amaliah lahiriyah. Untuk amaliah
batiniah mungkin melalui doa2 tertentu atau amalan apa? Sedangkan untuk
lahiriyah. Itu menjaga kesehatan tubuh dan mempersiapkan adminitrasi tertentu
atau bagamana? Terimakasih.
Jawaban : Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Benar sekali 2 amalan lahiriyah Dan batiniyah ini
menjadi modal saya agar menjadi sukses. Terus terang saya sampaikan di sini
semua orang sukses dalam bidang apapun kuncinya cuma dua yakni amalan larinyah
dan batiniyah pasti itu hanya dua lahiriyah dan batiniyah. Ada juga doa-doa
yang saya amalkan pada saat mengikuti gupres. Insya Allah jika Allah berkenan
Saya ingin mengupas lebih detil dua amalan ini sekaligus juga saya ingin
menjelaskan bagaimana cara melakukan wawancara, presentasi dan persiapan tes pada
saat kita akan mengikuti lomba gupres. Tentunya dalam bentuk buku mudah-mudahan
tidak lama lagi buku ini akan hadir khusus bagi teman-teman yang berminat
menjadi gupres karena 1 hal yang perlu diketahui bersama yakni pendidikan dan
gelar seseorang bisa dikejar namun jam terbang seseorang tidak bisa dikejar jam
terbang seseorang hanya bisa dikejar dengan cara belajar dan bergaul dengan
orang yang bersangkutan, terima kasih
Kuliah online diakiri
pukul 21.00.
Gunungkidul,
12 April 2020
Mantul prestasinya
BalasHapusTerima kasih OmJay ...mohon bimbingannya
HapusSiiip ibuk 👌🙏
BalasHapusTerima kasih Bu Trini, masih harus banyak belajar.Thanks juga tuk tutorialnya
Hapus