Minggu, 19 April 2020

PENASARAN DENGAN COMBRO?

COMBRO


                                       https://cookpad.com/id/resep/2408865

Combro ….aku tidak tahu pasti mengapa makanan ini dinamakan “Combro”. Ada yang bilang Combro adalah singkatan dari Oncom di jero. Artinya Oncom di dalam balutan ketela parut yang dibumbui, dibentuk bulat, pipih, atau lonjong.

Dari mana asal makanan ini? Orang bilang Combro adalah makanan khas dari  Jawa barat, tepatnya dari daerah Sunda. Hemm…..dari mana pun asalnya, aku tidak ambil pusing. Yang jelas Combro ini legit rasanya. Gigitan pertama gurih. Kita pasti tertarik untuk melanjutkan ke gigitan berikutnya, sampai lidah kita merakan sensasi oncom atau tempe pedas yang berada di tengah combro. Waow, …..lezat sekali!

Combro termasuk makan camilan atau makanan ringan. Cocok dihidangkan pada sore hari,  menemani secangir teh panas.   Orang Jawa khususnya daerhaku, Gunungkidul menyebutnya “teh nasgithel yaitu, “teh panas legi kenthel”. Nasgithel adalah teh yang diseduh menggunakan poci dari tanah liat dan dihidangkan panas-panas, legi artinya manis dari gula batu,  dan kenthel yaitu kental. Teh nasgithel ditemani combro yang hangat sangat tepat untuk selingan hidangan sore, sambil bercengkerama dengan keluarga.

Combro adalah makanan rumahan. Artinya, combro bukan makanan pabrikan, tidak dirpoduksi di pabrik. Sebagai makanan rumahan combro bisa menjadi makanan berkelas jika dihidangkan di hotel-hotel untuk menjamu peserta diklat atau pelatihan (Hemm….kangen suasana diklat). Dengan sedikit mengubah tampilan sajian saja, combro bisa menjadi makanan berkelas hotel.

Apakah Combro hanya ada di Sunda? Tentu tidak. Di daerah kami, Gunungkidul combro juga dijual. Kami biasa menyantap combro ala khas Gunungkidul. Namun karena sulitnya memperoleh bahan baku oncom sebagi isi combro, maka para pembuat combro menggantikan oncom dengan tempe kedelai. Dan hasilnya …ehm… tidak kalah lezatnya.

Pada masa pandemi corona seperti saat ini, tidak banyak penjaja makanan camilan atau bisa dikatakan tidak ada  yang membuat dan menjual jajanan termasuk combro. Hal ini disebabkan mereka para pedagang makanan dan industri makanan rumahan mengikuti anjuran pemerintah untuk stay at home. Bisa dimaklumi bahwa hal ini tentu sangat merugikan mereka, termasuk juga kita yang biasa menikmati makanan jajanan atau camilan yang dijajakannya. Tidak ada penghasilan, sementara biaya konsumsi terus dikeluarkan.  Semoga pandemi corona segera berakhir.

Sementara itu, para pencinta jajanan rumahan atau camilan  tentu tidak mudah untuk mendapatkannya.  Bagi Ibu-ibu rumah tangga yang kesulitan mencari jajanan pasar atau camilan untuk keluarga di masa pandemi corona ini, Combro dapat dijadikan alternatif camilan yang enak, bergizi tinggi, murah meriah, dan gampang dibuat. Dengan bahan baku ketela pohon, oncom (saya ganti tempe), minyak goreng, dan bumbu-bumbu dapur lainnya, Si Combro lezat bisa kita hidangkan untu keluarga tercinta.

Penasaran dengan Combro?

Berikut resep membuat Combrro Ala ASN Stay at Home
by Eni Indarwati

Bahan untuk Kulit Combro: 1,5 kg singkong, 100 gr kelapa parut, 1 batang daun sledri potong 
Bumbu kulit Combro : 1 sdm ketumbar sangrai, 4 siung bawang putih, gula, garam secukupnya.
Isian Combro : 150 gram Oncom  (Saya ganti 150 gr tempe kedelai), 3 siung bawang putih, 15 cabe rawit( bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera tingkat kepedasannya), secukupnya garam, secukupnya kaldu instan/ penyedap rasa bila suka (saya pakai royco).

Cara membuat
  • Kupas singkong, cucui bersih  lalu parut.
  • Peras singkong parut menggunakan kain bersih untuk sedikit mengurangikadar air/pati
  • Hakuskan bumbu kulit combro, lalu campur dengan singkong parut yang sudah diperas, kelapa parut dan daun seledri yang telah dipotong halus. Sisihkan.
  • Isian Cobro : Potong tempe, goreng (jangan terlalu kering) lalu haluskan/ diulek. sisihkan.
  • Haluskan cabai rawit, garam, sedikit gula, lalu campur dengan tempe yang telah diulek tadi
  • Tes rasa isian combro, sesuaikan dengan selera.
  • Ambil adonan kulit combro, masukkan satu sendok adonan isian cobro kedalamnya, lalu bentuk pipih, bulat atau lonjong.
  • goreng sampai kuning kecoklatan.
  • Sajikan selagi hangat bersama teh nasgithel.

5 komentar:

Portofolio Digital

Selamat datang di Portofolio Digital saya Saya,  Eni Indarwati, M.Pd.  Pengawas Sekolah Dasar di Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Blo...