Berbagi Pengalaman Menulis bersama Penulis Gramedia
Oleh
Eni Indarwati
Biodata narasumber
Amir Faisal, seorang Trainer,
Business Inspirator, International Certified on
NLP & Persuassive Communication. Praktisi Bisnis dan konsultan
marketing beberapa perusahaan Gogreen Industry. International Certified on NLP (Neuro
Linguistic Programming), lisenced from California, dengan Coach Syaiful Bahri
dan Stefanus Izaac Tamsil – salah satu dari sembilan belas orang di seluruh
dunia yang mendapat Lisenced dari Robert Dilt (Developer of The Original NLP),
Certified on Persuassive Communication dari Ronny FR ( International Coach
Lisenced of Richard Bandler), Certified on Basic Multiple Intelligence dan
Certified on Quantum Learning by Bobbi DePorter.
Hingga kini telah puluhan ribu
orang yang mengikuti pelatihannya, mulai dari Pejabat Pemerintah dan BUMN,
Owner, pimpinan dan karyawan perusahaan
swasta, praktisi bisnis, Dosen, Guru,
Wakil Rakyat, pimpinan Lembaga hingga para mahasiswa.
Selain menjadi Business Coach,
trainer / praktisi NLP, juga aktif di
Kadin Komite Timur Tengah serta menjadi Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat
Asprindo. Selain itu, tetap menyempatkan diri menulis buku. Hingga kini sudah
mempublish 14 buku yang diterbitkan oleh Gramedia Group, Change, Farisma Publishing dll
Pengalaman profesionalnya dimulai
sejak lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (1990), bekerja di
Tanah Mas Group, Branch Manager PT. Pantai Raja Makmur (1997) di Pekanbaru
Riau. Kemudian pada saat krisis moneter 1998 mengundurkan diri dari perusahaan
dan membangun usaha sendiri. Portfolio lainnya pernah menjadi Marketing Manager
PT Nitigraha Muda Vendor Telkom Divre IV ( 2004 ). Direktur Marketing WB
Mindset Program ( 2007), Konsultan Marketing Media (2007).
Contact Person : 08157698288 WA
atau melalui E-mail :
mrfaisal36@gmail.com, dan Fans Page : Klik Trainer Amir Faisal pada modus
pencari teman di Face Book.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah hari ini kita akan mendapatkan tambahan matei dari bapak Amir Faisal. Beliau adalah Seorang Trainer sekaligus motivator nasional yang sudah terkenal di Indonesia. Buku-buku yang beliau tulis juga cukup banyak. Anda bisa membacanya di blog https://www.spiritualquantum.com/about/
Mengawali kuliah online pada
kamis, 29 April 2020, narasumber Bapak Amir Faisal, selanjutnya saya singkat
AF, langsung menyuguhkan video dari
Youtube sebagi pengantar. Video yang
sangat menarik, menginspirasi saya untuk mulai menulis kembali.
Usai menyimak video pengantar,
narasumber mempersilakan peserta untuk langsung mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang terkait
dengan Kiat Menembus Penerbit Gramedia.
Bagaimana cara bapak bisa menulis
dan percaya diri kalau buku bapak akan laku? Anto. Banjarmasin
Tidak langsung menjawab
pertanyaan yang diajukan peserta, Pak AF
menyampaikan bahwa jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut ada pada video
kedua. Beliau, menambahkan sedikit cerita,
yang di Youtube 1 tadi, yaitu tadinya beliau hanya mentraining anak
sekolah dan mahasiswa.
“Saya
membuat tantangan untuk mentraining guru. Ini gila, Tidak tahu ilmu pendidikan
berani mentraining guru?”
Maka beliau pun belajar buku-buku
pendidikan mutakhir dari BobbiDePorter, Barbara Prashnig, buku-buku psikologi dr Daniel Goleman, Howard
Gardner, Thomas Armstrong dan ikut Trainingnya pak Munib Khatib, sekolahnya
manusia. Lebih lanjut
Pak AF menambahkan bahwa intinya tentukan dulu visi / dream Anda, kenapa ingin
jadi penulis. Lalu hadapi tantangan-tantangannya dengan gagah berani.
Jika menulis buku hanya sampai
150 halaman apa bisa diterbitkan melalui gramedia? Pak AF menjawab, malah kalau
terlalu tebal, gramedia gak mau. Yang
penting adalah kualitas tulisan, genre
Anda dan buku itu disukai pasar atau tidak?
Menjawab
pertanyaan terkait kelebihan tulisan yang Pak AF buat, hingga diterima penerbit
branded, beliau meminta penanya untuk menilai sendiri. “Waduh, kalau kelebihan buku saya, sebaiknya nanti Ibu yang menilai.
Abdul Majid, Sidoarjo menanyakan untuk mengirimkan naskah Buku ke
penerbit termasuk Gramedia apakah yang dikirimkan full naskah ataukah hanya
beberapa bab. Karena ada kekhawatiran
jika dikirim full naskah sedangkan naskah tidak diterima untuk diterbitkan
naskah tersebut tidak dikembalikan atau di gunakan atas nama orang
lain....mohon penjelasan dan sharing pengalamannya. Terima kasih.
Pak AF menjawab hanya memenuhi kriteria penerbit.
Sejak awal menulis hingga sekarang, saya
kirimkan full naskah. Justru ini kita perlu belajar Hypnowriting (Insya Allah
nanti ada 4 seri lagi)
Pertanyaan selanjutnya dari Isminatun, Sukoharjo. Buku diterbitkan
gramedia yg notabene penerbit besar adalah dambaan byk orang. Sbg penulis
pemula, mungkinkah buku saya diterbitkan gramedia? Bagaimanakah trik agar buku
kita dilirik penerbit besar?
- temanya Ilpop
- Tidak
banyak teori. Semakin banyak hal-hal praktis semakin baik
- Menarik
perhatian banyak orang
Triknya agar
naskah kita bisa langsung tembus ke Gramedia adalah kualitas tulisan, genre buku itu disukai pasar.
Bisa menjadi penulis buku best Seller,
dipenerbit Mayor, membutuhkan waktu beberapa bulan.
Buku pertamannya selesai sekitar setahun. Kedua sekitar 6 bulan. Kalau
sekarang bisa 2 bulan. Kajian pustaka itu sifatnya hanya penguatan. Penerbit
lebih menyukai karya original dari pikiran, perasaan, gagasan Anda sendiri.
Jika buku sudah diterbitkan
gramedia group dan selama 6 bulan buku tersebut kurang diminati pasar, Anda juga harus gigih ikut marketing lewat medsos. Agar penulis dapat keluar dari situasi seperti ini jalan keluarnya dengan memberikan pelatihan gratis. Bagi buku-bukunya pada key person / influencer dsb
Novel yang
digabungkan dengan motivasi bisa menembus pasar buku di Indonesia. Saat ini yang laris dipasaran adalah Novel Motivasi. Sebaiknya Anda baca-baca Novel terbitan Gramedia atau
patner, disana bisa dipelajari. Kemudian
Anda beli beberapa yang genre nya cocok dengan Anda
Meskipun AF tidak memiliki basic
menulis, namun setelah menulis bukunya bisa jadi buku best seller. Buku
Menyiapkan Anak Jadi Juara itu terinspirasi
ketika beliau memberikan Motivasi pada anak-anak sekolah, beliau merasa
ada sesuatu yang salah. Seharusnya Motivator anak-anak ya Gurunya sendiri. Apalah
artinya kehadiran diri saya yang hanya 4 - 5 jam, dibanding para guru yang membimbing selama 3
tahun. Beliau membandingkan kedua anaknya,
yang kebetulan yang satu di SMP favorit dan lainnya di SMA runner up.
Agar tulisan yang ditulis di
blog itu mudah diakses di Google, atau jadi trending topic di laman atas mesin
searching Google. penulis dapat memakai SEO.
Tips meyakinkan
diri atau percaya diri untuk membawa tulisan di penerbit nasional, tentu
saja dengan; 1) menulis buku di penerbit
nasional, 2) Aktif menjadi narasumber. Kalau perlu gratiskan, 3) Melalui Medsos : -Punya website dan aktif menulis
artikel, FP, IG dsb.
Tulisannya berupa kumpulan
pengalaman 17 tahun menjadi tutor sebaya buat teman2 guru bisa masuk Gramedia. Tulisan yang seperti itu berrti masuk gender true
story bisa juga diterbitkan asal fenomenal. Misalnya pengalaman memberikan
tutorial pada anak berkebutuhan khusus, pada anak-anak miskin, anak-anak di
Rumah singgah dll.
Luar biasa materi tentang
Penerbit Gramedia. Novel (260 halaman A5) dan sudah jadi buku. Isinya memadukan
romantisme, nasihat, dan status sosial jika ingin novel diterbitkan kembali di
Gramedia, caranya dengan hubungi saja Gramedia,
kemudian minta No kontak penerbit salah satu penerbit di Gramedia group.
Hasil penelitian tentang studi tokoh,
ingin dijadikan buku sampai bisa diterima oleh penerbit nasional, itu semua tergantung tokoh-tokohnya yang ditulis. Tokoh dibidang apa? Sebaiknya
dichek di Gramedia sudah ada belum buku yang
serupa.
Karya original lebih disukai, itu
artinya kita bisa berargumen atau menulis sesuai dengan apa yang ada dalam
ide/pikiran kita berdasarkan pengalaman. Semisal kita ingin menulis ttg keadaan
sekarang dalam suasana covid yang menyangkut segala permasalahan dalam
pembelajaran daring, serta solusinya, krn saat ini di lapangan ada permasalahan
yg dihadapi siswa, orang tua siswa dalam pembelajaran daring. Namun demikian, kalau
bisa settingnya umum. Jangan hanya segmen sekolah / lembaga pendidikan saja,
tetapi umum.
Bebrapa penyebab buku Gramedia yang
diobral :
1. Terbitan lama
2. Tidak laku-laku
3. Isunya sudah lama
Gunungkidul,
29 April 2020

Mantul
BalasHapusTerima Kasih Omjay
BalasHapus